Sumber: kumparan.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Nasrul Abit ikut prihatin atas kerusuhan di Wamena Papua yang menyebabkan 33 orang meninggal. Sembilan di antaranya yang meninggal adalah perantau asal Minang. Namun begitu, Nasrul tetap mengingatkan masyarakat Indonesia khususnya warga Minang agar tidak terprovokasi.

“Ini bukanlah konflik etnik. Hindari provokasi, jangan terprovokasi. Jangan sebar informasi yang menimbulkan konflik,” ucapnya seperti dilansir mediaindonesia.com Jakarta pada Senin (30/9).

Bahkan untuk memastikan kebenaran informasi dan keadaan warga Minang, Nasrul datang langsung ke Wamena Papua selama tiga hari. Ia bertemu bengan sejumlah Forum Pimpinan Daerah (Forkompida) Papua hingga menyambangi posko pengungsian di Sentani dan di Kodim 1702/Jayawijaya.

“Banyak pengungsi dari berbagai daerah. Kita doakan situasi kembali normal. Semoga aparat keamanan bisa mengatasi persoalan ini,” katanya.

Baca: Presiden Tegaskan Kerusuhan Wamena Bukan Konflik Etnis

Sementara Presiden Jokowi sendiri telah menegaskan bahwa kerusuhan di Wamena bukanlah konflik etnis. “33 orang telah meninggal di sana. Bukan (konflik etnis). Ini adalah kelompok kriminal bersenjata yang dari atas dari gunung turun ke bawah dan melakukan pembakaran-pembakaran rumah warga,” ucapnya di Istana Bogor pada Senin (30/9).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*