LiputanIslam.com – Secara statistik, sekolah menengah kejuruan (SMK) di Provinsi Jawa Barat menjadi penyumbang pengangguran terbesar di provinsi ini.

Berdasarkan data Pusdalisbang Pemprov Jawa Barat tahun 2015-2016 jumlah SMK negeri ada 276 unit, sedangkan SMK swasta ada 2.436 unit.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana untuk mengevaluasi  SMK agar sesuai dengan kebijakan arah ekonomi baru yaitu ekonomi digital.

Baca juga: BPS: Prosentase Penduduk Miskn, Sulut Terendah dan Gorontalo Tertinggi

“SMK sedang kita evaluasi di 2019, nanti kita terapkan di 2020 apakah ada sebagian (SMK) yang dibubarkan, sebagian direposisi dan sebagian didirikan baru,” kata Gubernur Emil seusai mengukuhkan Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024 di Gedung Sate Bandung, Rabu (17/7).

Ia berharap agar Dewan terkait di Jawa Barat bisa ikut menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami harapkan (Dewan Pendidikan Jawa Barat) bisa meningkatkan dan berinovasi,” katanya.  (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*