Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menggelar Sidang Isbat penentuan awal bulan Dzulhijjah. Dirjen Bimas Islam Kemenag, Muhammadiyah Amin mengatakan bahwa hasil sidang menetapkan bahwa Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah jatuh pada hari Minggu 11 Agustus 2019.

“Memutuskan, Menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1440 H jatuh pada hari Ahad tanggal 11 Agustus 2019,” ucapnya usai Sidang Isbat di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kemenag Jakarta, Kamis (1/8) malam.

Menurutnya, keputusan ini berdasarkan hasil sidang isbat usai memantau 92 titik di 34 provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdapat 10 titik pemantau yang melihat hilal secara langsung. “Dari pengamatan di sejumlah tempat, posisi hilal terpantau pada posisi lebih dari 2-3 derajat. Berdasarkan hisab sudah di atas ufuk 2 derajat 4 menit sampai 3 derajat 57 menit,” katanya.

“Mudah-mudahan keputusan ini membawa berkah bagi kita semua. Atas nama pemerintah, kami menyampaikan selamat menempuh bulan Dzulhijjah dan Idul Adha 1440 Hijriah,” tambahnya.

Baca: Kemenag Dorong Pengembangan Seni Budaya Islam Khas Indonesia

Sementara di tampat berbeda ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), KH A. Ghazalie Masroeri menyampaikan hal yang sama. “Idul Adha 1440 Hijriah bertepatan dengan hari Ahad (dimulai malam Ahad), 11 Agustus 2019,” ungkapnya. (aw/NU/kompas).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*