Hama,LiputanIslam.com—Serangan kimia yang terjadi di provinsi Hama pada Jum’at malam (22/3), adalah bukti keterlibatan Barat dalam konflik yang terjadi di Suriah.

Media pemerintah Suriah, SANA melaporkan pada Sabtu (23/3), mengutip laporan dari pihak rumah sakit di Hama bahwa 21 orang yang terkena serangan mengalami sesak nafas akibat gas beracun.

“Yah ISIS (Daesh) berada kantong terakhirnya di Suriah. Jadi di satu sisi, ini adalah tindakan putus asa untuk menyerang pemerintah Suriah dan warga sipil Suriah yang berada di bawah kendali tentara dan pemerintah Suriah. Tetapi juga, saya pikir itu mungkin adalah bukti keterlibatan Amerika, Inggris dan Perancis, dan menuduh bahwa pemerintah Suriah yang menggunakan gas kimia, “kata seorang pengacara internasional, Edward Corrigan, dalam komentarnya kepada Press TV pada hari Minggu.

Kantor berita pemerintah SANA mengatakan bahwa serangan itu terjadi di desa al-Rasif di pedesaan sebelah utara Hama.

Dalam beberapa tahun terakhir, militan telah meluncurkan puluhan serangan kimia di Suriah. Damaskus telah meminta PBB untuk mengambil tindakan.(fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*