drone US3Nangarhar, LiputanIslam.com — Untuk kesekian kalinya, serangan drone AS kembali merengut korban jiwa. Tiga orang tewas dan dua lainnya dilaporkan terluka dalam serangan AS di Nangarhar, provinsi timur Afghanistan.

Drone AS memborbadir sebuah kompleks di distrik Achin Nangarhar itu pada Selasa pagi, 9 September 2014. Dan menurut keterangan pihak berwenang setempat, serangan AS itu menargetkan pasukan Taliban, termasuk salah satu komandannya yang disinyalir berada di lokasi kejadian. (Baca juga: Iran Tangkap Para Simpatisan ISIS Asal Pakistan dan Afghanistan)

Dari laporan Press TV, hubungan AS dan Afghanistan kini tengah tegang, akibat serangan demi serangan mematikan drone AS. Sebagaimana telah diketahui, AS memang melakukan serangan dengan menggunakan pesawat tak berawak di kawasan negara-negara mayoritas Muslim, seperti Somalia, Yaman, dan Pakistan.

AS mengklaim, serangan itu adalah bagian dari upaya memerangi terorisme. Namun laporan menunjukkan, sebagian besar korbannya adalah rakyat sipil.

Di saat yang sama, juru bicara aparat keamanan Afghanistan melaporkan bahwa setidaknya ada tiga anggota Taliban yang tewas dan tiga lainnya luka-luka adalam operasi militer di distrik Mena Haska, provinsi Nangarhar.

Sedangkan di provinsi Paktika, tiga militan Taliban dilaporkan tewas dan empat lainnya luka-luka saat sebuah bom pinggir jalan yang tengah ditanam, meledak sebelum waktunya. (Baca juga: Al-Houthi Serukan Peningkatan Aksi Demo di Ibu Kota Yaman)

Pada tahun 2001, AS dan sekutunya menginvasi Afghanistan atas nama “Perang Melawan Teror”. Meski kini Taliban sudah tidak berkuasa, dan ribuan pasukan AS juga ditempatkan di negara itu, namun tidak tetap saja tidak ada jaminan keamanan bagi rakyatnya. Berbagai serangan mematikan terus terjadi.

Rakyat dan pemerintah  Afghanistan telah mengecam atas jatuhnya korban sipil atas serangan AS, namun aksi drone AS masih  terus berlanjut. PBB dan beberapa organisasi Hak Asasi Manusia telah mengidentifikasi AS sebagai negara pembunuh nomor satu, atas berbagai serangan pesawat tak berawak di Pakistan dan Afghanistan. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL