Gaza, LiputanIslam.com–Sebuah laporan dari organisasi HAM mengungkapkan bahwa tentara Israel telah membunuh setidaknya 54 anak Palestina dan menangkap 900 lainnya sejak awal tahun 2018.

Menurut penelitian yang digelar oleh Palestinian Center for Study and Documentation, 80 persen korban meninggal dalam aksi demonstrasi di Jalur Gaza.

Laporan ini juga menyebutkan bahwa tentara Israel menangkap dan menginterogasi anak-anak Palestina ini dengan kondisi diborgol, mata ditutup, dipukul dan dihina.

Salah satu anak yang jadi korban baru berusia 4 tahun. Anak itu berasal dari Khan Yunis.

Laporan ini hampir sesuai dengan laporan dari organisasi HAM anak, Defense for Children International – Palestine, yang menyatakan bahwa tentara Israel menembak dan menewaskan lebih dari 50 anak selama tahun 2018.

Pada akhir Oktober lalu, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengecam rezim Israel yang dianggap “sengaja menargetkan dan membunuh anak-anak Palestina.”

“Ini adalah kejahatan perang yang jelas melanggar hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional,” kata anggota komite eksekutif PLO, Hanan Ashrawi.

“Tindak kekerasan Israel yang terus-menerus dan tidak pandang bulu terhadap rakyat Gaza telah bertahan karena kebal hukum dan didukung oleh pemerintah AS…,” tambahnya. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*