Ramallah,LiputanIslam.com—Sebuah pengadilan di Ramallah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup bagi seorang pria Palestina karena telah menjual tanahnya di Kota Tua Yerussalem kepada seorang Israel. Hingga kini, pria tersebut terpaksa mendekam di kamp kerja paksa akibat melanggar undang-undang Palestina yang melarang setiap warganya menjual tanah mereka kepada pihak asing.

Dalam undang-undang Palestina, seharusnya pria tersebut dijatuhkan hukuman mati. Namun hingga kini, Presiden Mahmoud Abbas, belum mengesahkan hukuman mati bagi pria itu.

Media Israel, seperti dikutip oleh al-Jazeera (31/12) mengidentifikasi pria tersebut bernama Isaam Akel, seorang warga keturunan Amerika-Palestina yang terdaftar sebagai warga di wilayah kependudukan Yerussalem Timur.

Akibat penahanan tersebut, Gubernur Palestina untuk wilayah Yerussalem, Adnan Gheith, telah dua kali ditangkap oleh polisi Israel. Tuntutan bagi bebasnya pria yang telah mencederai undang-undang Palestina itu pun muncul dari Dubes AS untuk Israel, David Friedman. “Kami menuntut agar Akel segera dibebaskan,” ucapnya. (fd/al-Jazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*