masjid perancis diserangParis, LiputanIslam.com — Di tengah-tengah upaya polisi Perancis memburu pelaku serangan kantor majalah satire Charlie Hebdo yang menurut keterangan polisi telah diketahui keberadaannya di utara Paris, sebuah masjid di kota Le Mans diserang dengan granat.

Menurut laporan Russia Today, empat granat latihan dilemparkan ke halaman masjid, Kamis (8/1) malam. Sebuah granat meledak, namun tidak ada orang yang terluka dalam insiden ini. Pelaku serangan juga menembakkan senjata ke masjid.

Polisi telah menemukan 3 granat yang tidak meledak dan langsung memblokir tempat itu untuk dilakukan penyelidikan. Namun sejauh ini belum ada tersangka yang ditangkap.

Russia Today melaporkan bahwa sejumlah serangan terjadi di beberapa masjid di Perancis sejak terjadinya serangan terhadap kantor majalah “Charlie Hebdo”, hari Rabu yang menurut keterangan polisi dilakukan oleh 3 orang pelaku dan menewaskan 12 orang korban.

Pada Kamis pagi sebuah ledakan terdengar di sebuah kedai kebab di dekat sebuah masjid di kota Villefranche-sur-Saone, Perancis timur. Tidak ada korban terluka dalam insiden ini namun penyebab ledakan tidak diketahui.

Sebuah serangan juga terjadi di dekat mushola di Distrik Port-la-Nouvelle di dekat kota Narbonne di Perancis selatan, Rabu malam. Pintu mushola itu mengalami kerusakan dalam serangan itu namun tidak ada korban karena serangan terjadi saat mushola kosong.

Sementara itu ketegangan masih berlangsung di Perancis, terutama di kota Paris dan sekitarnya setelah pemerintah menetapkan kondisi siaga paska terjadinya serangan Charlie Hebdo.

Menurut Perdana Menteri Manuel Valls, keamanan ditingkatkan di sejumlah besar masjid, sinoga, pusat-pusat perbelanjaan, stasiun kereta api dan bandara-bandara. Valls juga memerintahkan penambahan 650 personil militer dan 2.000 polisi berpatroli di jalanan kota Paris.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*