Sumber: nu.or.id

Bogor, LiputanIslam.com– Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam telah menyalurkan anggaran sebesar Rp.482,5miliar untuk Beasiswa Biaya Pendidikan Miskin Berprestasi (Bidikmisi). Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim GP menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 37.650 mahasiswa di bawah Kemenag yang menerima beasiswa tersebut.

Demikian hal itu disampaikan Arskal Salim GP pada saat Rapat Koordinasi Bantuan Kemahasiswaan di Bogor, Jawa Barat, seperti dilansir kemenag.go.id pada Kamis (14/11).

“Tidak kurang dari 37.650 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dari kalangan ekonomi lemah tapi mempunyai potensi akademik yang bagus telah mendapatkan manfaat Beasiswa Bidikmisi, baik negeri maupun swasta,” ucapnya.

Menurutnya, sebagai program strategis memperbaiki masa depan bangsa, dalam lima tahun terakhir, tren peminat dan kuota peserta Bidikmisi pun selalu meningkat. “Pada tahun anggaran 2015 ada 5.000 mahasiswa mendapat Bidikmisi, 2016 dan 2017 ada 7.000 mahasiswa, tahun 2018 meningkat menjadi 8.500 dan pada tahun 2019 meningkat menjadi 10.000 mahasiswa,” terangnya.

Baca: ASN Kemenag Diingatkan Jaga Rasa Nasionalisme dan Kepedulian

Arskal juga menjelaskan, mulai tahun 2020 Beasiswa BIDIKMISI akan bertransformasi menjadi KIP Kuliah sebagaimana dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. “Kementerian Agama menargetkan keikutsertaan KIP Kuliah sebanyak 3.000 mahasiswa PTKIS dan 14.565 untuk mahasiswa PTKIN. Jadi total anggaran yang dikeluarkan pada tahun 2020 mencapai 115,9 milyar,” tandasnya. (aw/kemenag/NU).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*