Seorang pria mencoba masker gas buatan di Idlib, Suriah © Khalil Ashawi / Reuters

Moskow, LiputanIslam.com–Militer Rusia memperoleh data “tak terbantahkan” bahwa sejumlah kelompok teroris di Suriah, termasuk Jabhat an-Nusra, dan White Helmets telah bertemu di provinsi Idlib pada Minggu (2/9/18) lalu.

Dalam pertemuan itu, mereka merencanakan skenario serangan kimia palsu di kota Jisr ash-Shugur, Serakab, Taftanaz dan Sarmin. Demikian kata jubir menteri pertahanan Rusia, Igor Konashenkov.

“Kesiapan penuh semua pihak yang terlibat dalam pementasan provokasi ini akan dipastikan pada 8 September malam,” kata Konashenkov.

Ia menambahkan, para teroris ini akan menerima sinyal “istimewa” dari beberapa “teman asing [pendukung] revolusi Suriah” untuk meluncurkan operasi ini.

Pernyataan ini disampaikan Konashenkov setelah keluarnya peringatan dari pemerintah Moskow bahwa para teroris tengah mempersiapkan serangan kimia di Idlib agar koalisi Barat memiliki dalih untuk menyerang Suriah.

Pada Agustus lalu, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa terdapat 8 tabung klorin yang telah dikirim ke desa dekat kota Jisr al-Shughur. Sebuah kelompok militer yang dilatih oleh asing juga telah sampai di kawasan untuk mensimulasikan operasi penyelamatan setelah serangan palsu tersebut.

Sementara itu, AS dan sekutunya telah berkali-kali menekankan kesiapan mereka untuk menyerang Suriah jika terjadi serangan apapun. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*