cara-mendapatkan-uangJakarta, LiputanIslam.com–Kebrutalan ISIS di Irak ternyata tak hanya berimbas kepada rakyat Irak dan Timur Tengah, melainkan juga rakyat Indonesia. Nilai tukar rupiah terus bergerak melemah menuju level 12.000 per dolar Amerika Serikat.

Ekonom dari PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta, mengatakan gerak terbatas rupiah memang dipicu oleh laju pergerakan dolar AS yang tak menentu. Berkembangnya spekulasi tentang keterlibatan negara itu dalam perang sipil Irak membuat pelaku pasar pesimistis terhadap prospek pemulihan perekonomian AS.

“Tindakan Menlu AS John Kerry yang bertemu dengan Perdana Menteri Irak membangun persepsi AS akan terlibat dalam konflik sektarian tersebut,” katanya, seperti dikutip Tempo (24/6/2014).

Namun demikian, arah pelemahan dolar AS rupanya tak banyak membantu posisi rupiah. Pasalnya, kekhawatiran terhadap pembengkakan defisit neraca perdagangan, imbas kenaikan harga minyak dunia, tetap membuat pelaku pasar belum kembali tertarik mengakumulasi aset-aset dalam mata uang rupiah. Lelang surat utang negara (SUN) sebesar Rp 8 triliun yang dilakukan pada hari ini juga belum mampu menjadi katalis positif yang menggerakkan rupiah.

Menkeu Chatib Basri sebelumnya menjelaskan bahwa konflik Irak memang sangat mempengaruhi rupiah.

“Kalau Irak ini berkaitan dengan energy price. Harga ICP (Indonesia Crude Price/Harga Minyak Indonesia) juga naik, sehingga ada concern harga energi. Kaitannya nanti sama pertumbuhan ekonomi global itu yang mengakibatkan melemah,” ujar Chatib, dikutip Kompas (19/6/2014).

Chatib mengungkapkan kondisi nilai tukar rupiah memang cenderung terguncang bila ada situasi geopolitik yang kurang menguntungkan. Sehingga, pelemahan nilai tukar rupiah akan berdampak pula kepada laju pertumbuhan ekonomi.

“Selalu begitu, rupiah selalu overshoot kalau ada shock di luar. Banyak faktor yang mempengaruhi. Kalau dilihat data lalu ketika tapering off jadi, rupiah juga overshoot. Tapi ini temporer,” jelas Chatib. (dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL