Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (21/10) ditutup menguat ke posisi Rp 14.073 per dolar AS. Rupiah menguat 0,47 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sedangkan menurut Reuters, rupiah hingga sore hari bergerak di rentang Rp 14.082 per dolar AS sampai 14.139 per dolar AS.  Sementara Kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) mencatat, rupiah menguat dari posisi Rp14.140 per dolar AS menjadi Rp14.132 per dolar AS.

Baca: Akhir Pekan, Rupiah Menguat di Menit-menit Akhir

Pada pembukaan perdagangan, rupiah sudah menguat 0,13 persen ke posisi Rp 14.120 per dolar AS. Rupiah hari ini tidak pernah menyentuh zona merah meskipun sempat melemah ke posisi Rp 14.130 per dolar AS.

Pada hari ini, mayoritas mata uang utama Asia perkasa terhadap dolar AS. Won Korea Selatan menjadi mata uang terbaik dengan penguatan sebesar 0,62 persen. Sedangkan, rupiah menduduki posisi kedua dan disusul oleh rupee India dengan penguatan sebesar 0,31 persen.

Menurut Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, apresiasi rupiah terhdap dolar AS dipicu oleh sentimen eksternal, yakni potensi kesepakatan brexit antara Inggris dan Irlandia.

“Brexit ada potensi kesepakatan, sehingga memberikan sentimen positif terhadap aset beresiko dan juga rupiah,” kata dia. (sh/cnbcindonesia/detik/cnnindonesia)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*