Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (12/8) sore melemah sebesar 0,39 persen ke posisi Rp 14.250 per dolar AS dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan rupiah terjadi sejak pembukaan pasar spot sebesar 0,11 persen ke posisi Rp 14.200 per dolar AS dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kemudian, rupiah melanjutkan pelemahan pada pukul 08:18 WIB sebesar 0,18 persen ke posisi Rp14.220 per dolar AS.

Baca: Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.255 per Dolar AS

Pada perdagangan sore hari, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Dolar Hong Kong melemah 0,02 persen, yuan China melemah 0,06 persen, rupee India melemah 0,14 persen, dan dolar Singapura melemah 0,21 persen, baht Thailand melemah 0,3 persen, won Korea Selatan melemah 0,5 persen, dan peso Filipina melemah 0,52 persen.

Sementara mata uang Asia yang mengalami penguatan adalah ringgit Malaysia sebesar 0,04 persen dan yen Jepang sebesar 0,36 persen.

Menurut Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta, depresiasi rupiah terjadi karena tidak ada dukungan dari sentimen domestik. Rupiah justru tertekan karena perang dagang antara AS dan China.

Selain itu, rupiah ikut tertahan akibat krisis yang terjadi di Hong Kong, Iran, hingga Italia. Krisis tersebut berdampak pada persepsi investor untuk masuk ke mata uang Asia.

“Dan dari pola bullish engulfing line candlestick pattern pada chart nilai tukar rupiah, mengindikasikan potensi penguatan lanjutan bagi dolar AS,” ujarnya. (sh/cnbcindonesia/cnnindonesia)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*