Sumber: tirto.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan pasar Rabu (4/12) mengalami pelemahan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada pukul 08.30 WIB melemah ke posisi Rp 14.124 per dolar AS. Rupiah melemah sembilan poin atau 0,06 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Pada perdagangan pagi hari ini, mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS. Dolar Singapura melemah sebesar 0,04 persen, dolar Taiwan 0,07 persen , won Korea Selatan 0,56 persen, peso Filipina 0,22 persen.

Baca: Ekonom Prediksi Kurs Rupiah Tahun Depan di Kisaran Rp 14.400 per Dolar AS

Kemudian, rupee India melemah 0,03 persen, yuan China 0,31 persen, ringgit Malaysia 0,13 persen dan baht Thailand 0,07 persen. Adapun yang menguat adalah yen Jepang sebesar 0,12 persen dan dolar Hong Kong sebesar 0,01 persen.

Kepala Riset PT Monex Investindo Ariston Tjendra mempredeksi, rupiah pada hari ini akan kembali tertekan oleh sentimen perang dagang antara AS dan China. Pelaku pasar masih khawatir terkait penyelesaian keepakatan dagang antara kedua negara tersebut.

“Rupiah masih berpotensi kembali tertekan hari ini karena kekhawatiran pasar soal penyelsaian perang dagang AS dan China,” kata dia.

Dalam hal ini presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menunda kesepakatan dagang kedua negara usai pemilu AS 2020. Hal ini berarti kesepakatan dagang antara AS dan China tidak tercapai dalam waktu dekat.

Dia memproyeksikan rupiah sepanjang hari ini akan bergerak di kisaran Rp 14.080 per dolar AS sampai Rp 14. 150 per dolar AS. (sh/kompas/katadata)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*