antaresWashington DC, LiputanIslam.com — Roket tanpa awak AS, Antares, meledak dalam proses peluncuran di pusat peluncuran roket di Virginia, Selasa (28/10) petang waktu setempat.

Sebagaimana laporan BBC News, roket 14 tingkat dengan tujuan stasiun ruang angkasa (ISS) itu meledak beberapa detik setelah tinggal landas, mengakibatkan kerusakan berat fasilitas peluncuran Wallops Flight Facility.

Penyebab meledaknya roket tersebut kini masih dalam penyelidikan.

Sebelumnya pada hari Senin (27/10), roket mengalami pembatalan peluncuran pada detik-detik akhir setelah sebuah perahu mendekati lokasi peluncuran.

Peluncuran roket Antares ini merupakan peluncuran ketiga yang dilakukan badan antariksa AS NASA dengan menggunakan jasa swasta yang dilakukan dengan sistem kontrak sewa.

Antares membawa 2,2 ton perlengkapan dan bahan-bahan kebutuhan bagi 6 astronot yang masih berada di ISS.

“Kami akan mengetahui penyebabnya, mudah-mudahan segera, dan kita akan memulai lagi semuanya dengan benar,” kata Frank Culbertson, pimpinan Orbital Sciences yang mengoperasikan Antares.

Tidak ada yang terluka dalam insiden itu, demikian menurut keterangan Culbertson, dan sebuah tim penyidik kini tengah bekerja menemukan penyebab ledakan.

Dugaan sementara, penyebab ledakan berfokus pada mesin roket AJ-26. Demikian analis teknis BBC, Jonathan Amos, menyebutkan.

“Ini sebenarnya roket modifikasi yang awalnya dikembangkan dalam program pendaratan bulan Uni Sovyet yang gagal, roket N-1,” katanya seraya menambahkan bahwa roket tersebut telah diperbaharui dengan standar modern, namun dalam sebuah ujicoba tahun ini, roket ini meledak.

Ledakan itu telah menimbulkan kerusakan hebat pada fasilitas peluncuran sehingga dipastikan peluncuran selanjutnya akan memerlukan waktu yang lama, bahkan jika penyebab ledakan tersebut ditemukan dengan cepat.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL