Sumber: infokomputer.grid.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menanggapi ramainya penggunaan aplikasi FaceApp yang dilakukan masyarakat dan warganet. Kemkominfo mengingatkan masyarakat agar hati-hati mengunduh aplikasi baru, dan sebaiknya mempelajari asal-usul serta ketentuan aplikasi tersebut.

Akhir-akhir ini beredar isu yang menyebut bahwa aplikasi FaceApp membahayakan karena menyimpan data penggunanya. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menanggapi hal itu, menurutnya FaceApp tidak secara khusus menyimpan data pribadi dalam waktu yang lama.

“Yang kemarin kan dia sudah bilang, dia klarifikasi bahwa hanya menyimpannya 2×24 jam, abis itu tidak ada di servernya. Jadi memang yang harus diperhatikan masyarakat, jangan hanya FaceApp saja, tapi semua aplikasi kalau mengunduh itu pelajari juga user-nya,” ucapnya di Jakarta, seperti dilansir setkab.go.id, pada Rabu (24/7).

Menurut Semuel, jika aplikasi yang baru dikenal meminta data pengguna yang permintannya berlebihan, maka baiknya tidak diunduh. Terkait FaceApp, Semuel mengaku pihaknya terus melakukan pemantauan. “Kadang-kadang aplikasi itu menawarkan sesuatu yang lucu-lucu supaya kita ngasih data. Jadi, kita bisa lihat datanya buat apa,” ujarnya.

Baca: Benarkah FaceApp Aplikasi Spionase?

“Kita lagi pantau saja terus, di negara-negara lain juga kan lagi dipantau,” tandasnya. (aw/setkab/tempo).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*