Pasukan OPM (foto: papua-voice.blogspot.com)

Pasukan OPM (foto: papua-voice.blogspot.com)

Jakarta, LiputanIslam.com–Sejak Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969, bumi Papua seolah tak henti dilanda konflik berdarah. Enam hari yang lalu, (8/12) kembali terjadi insiden penembakan yang merenggut nyawa enam anak muda warga Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua. Tokoh Papua sekaligus Menteri Luar Negeri Federasi Papua barat Jacob Rumbiak menegaskan kesabaran rakyat Papua ada batasnya.

“Kami terlalu yakin dalam waktu tidak lama akan ada perlawanan bersenjata besar-besaran oleh rakyat Papua,” kata Rumbiak seperti dikutip Merdeka.com (12/12).

Rumbiak bahkan menyebut OPM (Organisasi Papua Merdeka) dan rakyat Papua akan melawan kalau pemerintah menerapkan darurat militer di Papua.

“Rakyat sudah siap bertindak. Kekuatan OPM tidak seberapa, tapi rakyat dan mahasiswa sudah berada di garis depan bukan di hutan lagi. Sekarang mahasiswa asal Papua di Jakarta, Yogya, Bandung, Surabaya, dan kota-kota lain sudah menuntut kemerdekaan,” tegas Rumbiak.

Ketika ditanya, kapan OPM bakal menyatakan perang terhadap Indonesia, Rumbiak tidak bisa memastikan. Namun menurutnya, kekuatan diplomatik, politik, intelijen dan militer sudah terbangun rapih. Sebenarnya, pihaknya masih mengharapkan adanya penyelesaian secara damai dan langkah militer adalah cara terakhir. (Baca: Presiden Jokowi Didesak Tuntaskan Insiden Penembakan Warga Papua)

“(Kami) Sabar dan terus menggunakan cara-cara damai sedang kami dorong. Kami melihat isu global sangat alergi dengan perang. Kami harus hati-hati karena teroris hampir mirip dengan isu global. Kami harus hati-hati menghadapi pendekatan militer. Kami tidak mau dicap teroris,” lanjutnya.

Ketika ditanyai lagi, apakah OPM belum siap berperang dengan Indonesia, Rumbiak menjawab, “Sebenarnya sudah siap, tapi kami tidak tahu waktunya, mungkin tahun depan. Yang jelas pihak Papua sudah siap sekali. Kami masih terus melakukan pendekatan sangat bermartabat, kami coba dulu.” (fa/merdeka.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL