Potret gelombang demonstrasi di Pakistan pada Selasa kemarin (19/2).

Kunar,LiputanIslam.com—Ratusan warga Afghanistan melakukan unjuk rasa di Provinsi Kunar Timur pada Selasa kemarin (19/2) untuk mengecam serangan udara militer Amerika Serikat yang dianggap banyak mengenai warga sipil.


Amerika Serikat telah meningkatkan operasi militer di Afghanistan pada level tertinggi sejak 2014, dalam upaya untuk menahan kehadiran Taliban yang tumbuh di daerah itu.

“Kami lelah dengan perang dan pemboman. Sebaliknya, kami menginginkan perdamaian dan gencatan senjata di negara ini. Bahkan wanita dan anak-anak kami terbunuh oleh serangan udara Amerika,” kata salah seorang demonstran, Mohammad Asif, yang terpaksa harus menggunakan kaki palsu akibat terkena serangan udara AS.

Sedikitnya 10 warga sipil tewas setelah AS melancarkan serangan udaranya pada 9 Februari. Sebuah laporan PBB yang dirilis pada Oktober tahun lalu mengungkapkan peningkatan 39 persen korban sipil akibat serangan udara dalam sembilan bulan pertama 2018, dibandingkan dengan periode waktu yang sama pada 2017. (Fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*