Foto: Kevin Lamarque/Reuters

Riyadh,LiputanIslam.com—Sekitar 500 tentara Amerika Serikat (AS) dilaporkan akan berangkat ke Pangkalan Udara Pangeran Sultan yang terletak di sebelah timur Ibu Kota Riyadh.

Rencana ini disambut baik oleh Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Dirinya mengklaim, seperti yang dilaporkan Sputnik pada Sabtu (20/7), kedatangan pasukan AS di kerajaannya bertujuan untuk meningkatkan keamanan di kawasan.

Seorang pejabat dari kementerian pertahanan Arab Saudi menambahkan bahwa pengiriman pasukan dilakukan untuk meningkatkan kerjasama di bidang keamanan dan untuk menjaga stabilitas.

Berdasarkan pantauan CNN, nantinya Pangkalan Udara Pangeran Sultan ini akan menampung jet tempur AS F-22 generasi kelima dan beberapa pesawat siluman lainnya.

Pangkalan ini dipilih karena letaknya yang terpencil dan kemungkinan akan sulit dijangkau oleh rudal-rudal Iran.

Baca: Oman Berusaha Turunkan Tensi Konflik AS-Iran

Ketegangan antara AS-Iran semakin menguat. Amerika secara perlahan telah mengerahkan kekuatannya di beberapa titik di kawasan untuk mengantisipasi kemungkinan meletusnya perang antara kedua pihak.

Kami lalu, Presiden AS Donald Trump mengklaim telah menjatuhkan pesawat nirawak Iran di Selat Hormuz. Sebuah klaim yang dibantah oleh Iran, dengan menyatakan bahwa Republik Islam tidak merasa kehilangan pesawat nirawak. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*