LiputanIslam.com-Polres Magetan menangkap seorang perampok membawa senjata tajam dan benda diduga bom rakitan. Ia merampok di toko emas Dewi Sri di Desa Barat, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Dan kemudian dihajar massa.

“Polisi sudah mengamankan yang bersangkutan. Kasus ini masih kami tangani dan kembangkan,” ujar Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai kepada wartawan, Sabtu (24/8).

Baca juga: Polisi Periksa 4 Saksi Teror Bom Molotov Kantor DPP Golkar

Pelaku adalah Yunus Trianto (41) warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Menurut pihak kepolisian, ia juga seorang residivis pelaku penusukan terhadap Bupati Madiun Muhtarom pada tahun 2009.

Rifai menjelaskan, awalnya pelaku berinisial YT (41) mendatangi toko emas dengan cara melompati etalase menuju tempat kasir. Warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur itu kemudian mengancam korban menggunakan senjata tajam.

“Saat itu mengacungkan samurai dan pistol. Nah juga bom rakitan diletakkan di atas etalase,” kata Rifai.

Menurutnya, pelaku berhasil membawa perhiasan berupa gelang, cincin, dan kalung. Namun dirinya tidak mengetahui secara persis berapa banyak perhiasan yang dibawa. Selain itu, pelaku juga berhasil membawa uang sebesar Rp 10 juta.

Namun saat pelaku hendak melarikan diri menggunakan sepeda motor, dia tersungkur. Saat itu pula, amukan warga tak terhindarkan setelah mendengar teriakan korban.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pistol mainan, sangkur, kaleng bekas cat yang ditutup dan di bagian atas dilubangi kecil dan dipasangi kabel, sejumlah buku di antaranya berjudul “Baitul Mal” dan lainnya. (Ay/Antara/Liputan6)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*