LiputanIslam.com-Polda Metro Jaya memeriksa empat orang saksi mata dalam kejadian teror bom molotov ke kantor DPP Golkar yang beralamat di Jalan Anggrek Nelimurni XI A, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

“Saksi yang mengetahui, melihat atau mendengar, ada sekitar empat orang, kita masih proses,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (23/8).

Selain memeriksa para saksi, polisi pun tengah memeriksa CCTV (kamera tersembunyi) yang merekam peristiwa pelemparan bom molotov ke kantor DPP Golkar.

Peritiwa tersebut terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 03:05 WIB dan dilaporkan ada dua bom molotov yang dilempar ke Kantor DPP Partai Golkar.

Baca juga: Diduga Politik Uang, Caleg Golkar Laporkan Temannya

“Kemarin kita sudah mendapatkan satu CCTV. Kita sudah lihat CCTV itu ada dua motor di sana dan kemudian juga ada yang bonceng. Tentunya ini menjadi bagian dari penyelidikan untuk kepolisian siapa yang naik motor itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Kamis (22/8).

Sebelumnya, Kantor DPP Partai Golkar dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal. Pelaku diketahui ada empat orang, namun saksi mata di tempat kejadian tidak bisa mengenali para pelaku karena keempatnya menggunakan masker dan helm tertutup.

Usai melakukan penyerangan, keempat pelaku tersebut langsung melarikan diri ke arah Jalan S Parman, Jakarta Barat. Saat ini petugas masih melakukan olah TKP dan masih menyelidiki kasus itu. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*