/

Diyala, LiputanIslam.com—Seorang pimpinan senior ISIS tewas dalam ledakan di perbatasan Provinsi Salahuddin, Irak. Pemimpin ISIS bernama julukan Abu Baraa itu disebut-sebut sebagai salah satu tokoh penting dalam organisasi teror tersebut.

Tewasnya Abu Baraa disampaikan oleh sebuah sumber keamanan anonim kepada situs berita ‘Baghdad Today’. Ia mengatakan, “Amir-ul Jund [pimpinan tentara] di kawasan yang disebut ‘negara Diyala’, dikenal dengan nama Abu Baraa, tewas dalam ledakan di sebuah rumah peristirahatan di pinggir Mutaibija, di perbatasan Diyala, Salauddin.”

Ratusan milisi ISIS dan juga warga sipil Irak telah tewas dalam operasi militer besar-besaran yang dilakukan pemerintah dan paramiliter pada Oktober 2016. Namun sejak itu ISIS terus melakukan serangan sporadis di berbagai wilayah Irak dan umumnya menargetkan militer.

Hari Rabu yang lalu (10/10), beberapa laporan intelijen Irak menyebutkan bahwa pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, telah mengeluarkan perintah pembunuhan terhadap ratusan pengikutnya di Irak dan Suriah yang dituduh berkhianat.

Seperti dilaporkan situs Iraqi Shafaq News, sumber intelijen menyebutkan bahwa perintah pembunuhan itu ditujukan kepada 320 pengikutnya, atas pengkhianatan dan kecerobohan mereka yang menyebabkan kekalahan ISIS di Irak dan Suriah.

Di dalam daftar nama target pembunuhan itu, terdapat nama-nama pejabat tinggi ISIS, seperti Abu al-Baraa al-Ansari, Sief al-Din al-Iraqi, Abu Otham al-Tal Afari, Abu Iman al-Mowahed and Marawan Hadid al-Suri.

Setelah mendengar berita ini, sejumlah besar militan ISIS melarikan diri ke berbagai lokasi yang tidak diketahui. (dw/iraqinews.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*