Sumber: maxmanroe.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di atas 5 persen, meskipun tipis.

“Perkiraan kami 5,08 persen. Ya sama dengan pertimbangan kami yang lalu, melihat kondisi ekonomi dunia yang sedang turun,” kata Suahasil.

Baca: JK Sebut Pertumbuhan Ekonomi Masih Jadi PR

Suahasil mengatakan, angka tersebut turun dari yang diproyeksikan sebelumnya sebesar 5,1 persen. Dia menilai, hal ini disebabkan oleh adanya aktivitas perdagangan yang menurun.

“Penurunan ekspor akan memengaruhi sektor-sektor lain seperti manufaktur,” kata dia.

Akan tetapi, angka tersebut tidak jauh dari proyeksi yang ditetapkan Bank Dunia. Berdasarkan laporan East Asia and Pacific Economic Update October 2019: Weathering Growing Risk, ekonomi Indonesia pada tahun ini akan tumbuh di angka 5 persen.

“Perkiraan yang dikeluarkan Bank Dunia tidak berbeda jauh dengan angka kami,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku masih optimis pertumbuhan ekonomi pada kuartal III mencapai 5 persen. Secara keseluruhan ekonomi Indonesia pada tahun ini diprediksi sebesar 5,08 persen. Angka ini jauh di bawah target pemerintah dalam APBN 2019 sebesar 5,3 persen.

Sri Mulyani mengungkapkan, pada kuartal III tahun ini, pertumbuhan ekonomi akan ditentukan oleh investasi dan dinamika ekspor dan impor.

“Kita lihat kuartal III dan IV mungkin yang harus kita lihat adalah investasi apakah masih akan tetap di level 5 persen itu, dan tadi dinamika ekspor impor,” ungkapnya, Jakara, Senin (14/10).

Selain itu, kata dia, pertumbuhan ekonomi akan didorong oleh konsumsi rumah tangga. Diharapkan dengan stabilnya harga pangan, konsumsi masyarakat masih tinggi.

“Kalau konsumsi kita harap dengan adanya stabilitas harga bahkan ada deflasi kita mengharap konsumsinya posisi indeks confidence-nya dari konsumen cukup kuat. Jadi kita berharap akan tetap bisa terjaga di 5 persen.” ucapnya. (sh/jawapos/cnbcindonesia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*