LiputanIslam.com—Dewan Keamanan (DK) PBB mengutuk serangan baru-baru ini terhadap kapal tanker minyak di Teluk Oman sebagai ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional,  namun tidak menyalahkan negara mana pun atas serangan itu.

“Anggota dewan mendesak pihak-pihak yang berkepentingan dan semua negara di kawasan untuk melakukan pengekangan maksimum dan mengambil tindakan untuk mengurangi eskalasi dan mengakhiri ketegangan,” kata Dubes Kuwait untuk PBB, Mansour Al-Otaibi, dalam sebuah pernyataan menyusul pertemuan Dewan Keamanan.

Sementara DK PBB mengutuk serangan terhadap tanker minyak, mereka tidak menyalahkan Iran atas serangan itu seperti yang diklaim AS dan beberapa sekutu Arabnya.

DK PBB melakukan pertemuan atas permintaan Amerika Serikat pasca tertembak jatuhnya pesawat mata-mata AS yang telah menjelajahi wilayah udara Iran.

Baca: Diduga Telah Diserang, Pipa Minyak Suriah di Mediterania Timur Rusak

Dubes Jerman, Christoph Heusgen, membacakan pernyataan atas nama Jerman, Inggris dan Perancis dan menyerukan agar semua pihak tetap tenang. “Perkembangan ini bisa menyebabkan salah perhitungan dan rawan konflik. Kami menyerukan de-eskalasi dan dialog, dengan rasa hormat penuh terhadap aturan internasional.” Terang Heusgen. (Fd/Tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*