Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Laporan World Economic Forum (WEF) yang bertajuk The Global Competitiveness (GCI) Report 2019 mengungkapkan peringkat daya saing Indonesia turun lima peringkat dari posisi 45 pada tahun lalu ke posisi 50 pada tahun ini.

Negara yang menduduki posisi paling tinggi adalah Singapura dengan nilai 84,8. Singapura berhasil menggeser posisi Amerika Serikat ke posisi kedua dengan nilai 83,7. Negara tetangga ini menduduki peringkat pertama dalam hal infrastruktur, kesehatan, pasar tenaga kerja, dan pengembangan sistem keuangan.

Baca: Bappenass: Industri Digital Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Di Asia Tenggara, Indonesia berada di posisi ke empat. Selain Singapura, ada Malaysia yang berada di posisi 27 dengan skor 74,6, turun dari posisi sebelumnya, yakni 25. Kemudian, Indonesia juga kalah dari Thailand yang menduduki posisi ke 40 dengan skor 68,1.

Akan tetapi, Indonesia berada di atas Filipina yang berada di posisi 64 dengan skor 61,9 dan di atas Vietnam yang berada di posisi 67 denga skor 61,5.

Adapun 10 negara dengan daya saing tertinggi adalah Singapura, AS, Hong Kong, Belanda, Switzerland, Jepang, Jerman, Swedia, Inggris, dan Denmark.

Menurut laporan WEF, performa Indonesia tidak banyak berubah dalam satu tahun terakhir. Sebab, nilai GCInya turun.

WEF menyebutkan, kekuatan utama Indonesia adalah pangsa pasar dan stabilitas makroekonomi. Pangsa pasar Indonesia merupakan yang ke-7 terbesar di dunia, sedangkan stabilitas makroekonomi Indonesia berada di peringkat 54 dengan skor mencapai 90.

Selain itu, Indonesia memiliki budaya bisnis yang dinamis dan sistem keuangan yang stabil. Budaya bisnis Indonesia menduduki peringkat 29 dengan skor 69,6, sedangkan sitem keuangannya menduduki peringkat 58 dengan skor 64,0.

Sebagai informasi, GCI merupakan laporan yang mengukur daya saing daya suatu negara pada level global berdasarkan faktor-faktor seperti, institusi, kebijakan, dan faktor lain yang mendukung tingkat produktivitas. Laporan ini didasarkan pada studi dari 141 negara yang secara kumulatif menyumbang 99 persen dari PDB dunia. (sh/ekonomi.bisnis/cnnindonesia)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*