Sumber: dream.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Pihak kepolisian menangkap seorang pria yang berinisial SDA karena menyebarkan hoaks yang menyebutkan bahwa ada Brimob dari China. Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Komisaris Besar, Rickynaldo Chairul mengatakan bahwa tersangka SDA di tangkap di Bekasi Jawa Barat pada Kamis (23/5) pukul 16.30 WIB.

“Kami menangkap tersangka SDA, warga Bekasi, Jawa Barat, berprofesi wiraswasta, yang sengaja menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian individu, kelompok, berdasarkan SARA. Dia sengaja menimbulkan kebencian dengan memberitakan kebohongan yang mengakibatkan keonaran di masyarakat,” katanya di Mabes Polri Jakarta, pada Jumat (24/5).

Menurut Ricky, tersangka SDA menerima swafoto seseorang saat unjuk rasa dengan latar belakang tiga anggota Brimob bermasker, yang ia dapat dari orang lain. Kemudian SDA mengunggahnya ke beberapa akun media sosial dan WhatsApp Group dengan judul Polri libatkan polisi negara lain.

Baca: Polisi Tangkap Pria Penyebar Hoaks dan Adu Domba TNI-Polri

Ricky menegaskan bahwa tiga anggota Brimob tersebut orang asli Indonesia. Mereka berasal dari Polda Sumatera Utara yang diperbantukan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Jakarta. Sementara tersangka SDA meminta maaf atas kesalahan menyebarkan hoaks tersebut.

Tersangka dijerat dengan Pasal 45 Ayat 2 jo Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara. (aw/tempo/kompas).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*