Sumber: Antara

Jakarta, LiputanIslam.com — Pengamat sekaligus Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie menyebutkan, sikap politik Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang membuka peluang menjadi partai oposisi lantaran tidak puas dengan susunan kabinet yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo.

Hal itu dikarenakan ada sejumlah jabatan menteri yang saat ini tidak lagi dipegang oleh kader Partai Nasdem, yakni Menteri Perdagangan dan Jaksa Agung. Selain itu juga dikarenakan bergabungnya Partai Gerindra dalam koalisi pendukung pemerintah.

“Apakah masuknya Prabowo memengaruhi point of view (sudut pandang) Surya Paloh. Ataukah hubungan antara Megawati dan Surya Paloh yang sempat bersitegang sebagai kunci persoalannya, atau hanyashock therapy terhadap koalisi pemerintah,” jelas Jerry.

Baca juga: Presiden Minta Kapolri Baru Tuntaskan Kasus Novel

Sementara, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang tetap membutuhkan “checks and balances” atau kritikan dari pihak lain.

“Pemerintah yang sehat juga bisa menerima pikiran-pikiran yang mengkritisi. Bila pikiran yang mengkritisi tidak ada lagi, itu artinya kita khawatir jalannya pemerintahan itu tidak sehat,” kata Surya Paloh usai bertemu dengan Ketua Umum PKS Sohibul Iman di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Rabu (30/10).

Ia mengaku tidak mempermasalahkan bila nanti Partai NasDem berada di luar pemerintahan. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*