ebola inggrisLondon, LiputanIslam.com — Para dokter di sebuah rumah sakit di London telah memulai perawatan terhadap warga negara Inggris yang tertular virus ebola saat bekerja sebagai sukarelawan kesehatan di Sierra Leone.

William Pooley (29 tahun) yang oleh yayasan yang mempekerjakannya disebut sebagai “pahlawan”, diterbangkan ke Inggris dengan pesawat khusus, hari Minggu (24/8). Selanjutnya ia dikawal ke rumah sakit Hampstead’s Royal Free Hospital, London. Demikian laporan BBC.

Sebelumnya ia adalah pekerja sukarela yang menangani korban virus ebola di Sierra Leone antara bulan Maret hingga Juli. Ia menjadi warga Inggris bahkan warga Eropa pertama yang diketahui tertular oleh virus mematikan itu. Ia diterbangkan dari bandara kota Lungi dengan pesawat angkut militer C-17 AU Inggris.

Ia menjalani perawatan di ruang isolasi khusus meski para akhli meyakini virus ebola tidak menular melalui udara dan hanya menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh korban.

Pooley dikabarkan sengaja meminta ditugaskan di rumah sakit Kenema Government Hospital setelah mendengar para pasien telah terlantar karena banyaknya tenaga medis yang meninggal karena virus.

Gabriel Madiye, Direktur Eksekutif Yayasan Shepherd’s Hospice yang merekrut Pooley mengatakan, yang bersangkutan sengaja menanggung risiko untuk menyelamatkan korban virus ebola.

“Kami menganggapnya sebagai pahlawan. Seseorang yang mengorbankan diri untuk memberikan pertolongan adalah sesuatu yang sangat jarang terjadi,” katanya.

Saat ini belum ada obat yang dinyatakan efektif membunuh virus ebola. Namun satu obat yang tengah diujicoba, ZMapp, diketahui telah menunjukkan tanda positif sebagai obat yang cukup ampuh. Dua orang pengidap virus ebola yang dirawat dengan obat itu di AS diketahui telah menunjukkan tanda-tanda kesembuhan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL