netanyahu pemberontak suriahDamaskus, LiputanIslam.com — Bagi rakyat Suriah, Israel merupakan musuh terbesar mereka. Merekalah bangsa Arab yang paling gigih memerangi Israel, dari awal berdirinya negara itu tahun 1948, hingga sekarang, ketika sebagian besar negara-negara Arab dan Islam sudah “berbaikan” dengan Israel.

Namun bagi para pemimpin pemberontak Suriah, Israel justru menjadi sahabat mereka. Terbukti dengan apa yang dilakukan para pemberontak yang terluka yang meminta pertolongan orang-orang Israel di rumah sakit Israel di Dataran Golan. Dan kini, seorang pemimpin pemberontak bahkan memuji-muji Israel dan pemimpinnya, Benjamin Netanyahu.

Muhammad Badie, tokoh oposisi Suriah tersebut mengatakan, bahwa oposisi Suriah berterima kasih kepada Netanyahu atas kunjungannya pada 18 Februari ke sebuah rumah sakit darurat di wilayah Golan, tempat dimana para pemberontak Suriah yang terluka dirawat. Hal tersebut disampaikan Badie kepada Israel Radio, Sabtu (22/2).

Menurut Badie, keberadaan Netanyahu di dekat para pemberontak yang terluka telah mengirimkan “pesan penting.”

Badie juga menuturkan, dirinya dan teman-temannya berterima kasih kepada pemimpin negeri Yahudi itu karena menyampaikan dukungan secara terbuka bagi para militan Suriah yang terluka. Khususnya, setelah terhentinya dialog antara pemerintah Suriah dan oposisi di Jenewa, Swiss belum lama ini.

Media Israel, Channel 2 News baru-baru ini menayangkan rekaman tentang rumah sakit darurat Israel di wilayah Golan Heights. Rumah sakit tersebut telah merawat lebih dari 700 warga Suriah termasuk para militan dalam beberapa bulan terakhir.

Sebaliknya bagi Israel, “program menolong para pemberontak Suriah” ini merupakan sebuah paradoks yang sulit dimengerti. Betapa tidak, untuk urusan yang satu ini tiba-tiba mereka ingat kepada ajaran lama para nabi yang mengajarkan bahwa “menyelamatkan nyawa seorang manusia sama dengan menyelamatkan nyawa seluruh umat manusia”. Namun pada saat yang sama mereka tidak pernah peduli dengan ribuan nyawa rakyat Palestina yang mereka bunuh, hingga saat ini, setiap hari.

Atau sebenarnya, para pemberontak Suriah itu adalah orang-orang  Israel juga?(ca/detiknews/press tv)

 

Keterangan gambar: Netanyahu mengunjungi pemberontak Suriah yang dirawat Israel di Golan.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL