sapi australiaJakarta, LiputanIslam.com–Direktur Jenderal Kementerian Perdagangan, Partogi Pangaribuan, mengumumkan Indonesia tengah meningkatkan jumlah sapi Australia yang biasanya diimpor di kuartal terakhir agar terdapat cadangan yang cukup untuk kuartal pertama tahun 2015.

Seperti diberitakan rmol.com, Kementerian Perdagangan Indonesia berharap dapat menerbitkan izin untuk mengimpor 264.000 ekor sapi pada kuartal keempat tahun ini-sebuah peningkatan yang signifikan dari perkiraan awal sekitar 136.000 ekor.

Partogi mengatakan Indonesia perlu menyiapkan “stok penyangga” daging sapi dalam negeri untuk mengantisipasi lonjakan permintaan daging sapi Australia dan ternak dari negara lain. Dia mengindikasikan bahwa dia cukup yakin hubungan Indonesia dengan peternak Australia dan posisinya secara geografis membuat Indonesia menjadi pembeli yang lebih diutamakan meskipun ada permintaan yang kuat dari negara-negara seperti Tiongkok dan Amerika Serikat.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi VI DPR RI, Achmad Hafidz Tohir menyayangkan kebijakan ini dan menyebut Presiden Jokowi tidak konsisten dengan janji kampanyenya.

Hafidz juga menyoroti fakta bahwa sapi diimpor dari negara bagian Queensland-Australia, tuan rumah penyelenggaraan G 20 dimana Jokowi hadir sebagai Presiden RI. Disayangkan hal ini menunjukkan Indonesia telah kalah dalam forum lobi pada arena para pemimpin negara ekonomi maju dan berkembang utama dunia itu.
“Baru sekali ketemu di forum dunia kita sudah kalah lobi. Presiden lupa, ada hal yang lebih mendasar yang harus diperjuangkan,  menjadikan peternak sapi menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Kalau kebijakan seperti ini terus, bagaimana peternakan sapi kita akan bisa eksis,” kata Hafidz seperti dikutip Antara (27/11).
“Seharusnya Indonesia harus punya keberanian menghentikan impor daging sapi karena kita memiliki kemampuan menciptakan swasembada daging sehingga memperkuat produksi dalam negeri,” kata Hafidz. (fa)
DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL