Daraa, LiputanIslam.com– Selama konflik Suriah, sebuah organisasi “relawan” bernama Syria Civil Defense atau dikenal sebagai White Helmets selalu menjadi sumber kontroversi.

Sebabnya, organisasi ini mendapat bantuan jutaan dollar dari pemerintah Barat dan mereka ketahuan bekerjasama dengan kelompok teroris seperti al-Qaeda. Semua itu dilakukan di bawah pengakuan sebagai organisasi yang netral dalam konflik di Suriah.

Kini, pasca kesuksesan pemerintah Suriah dalam mengusir jihadis radikal dan pengaruh asing dari negara mereka, pemerintah Barat yang mendanai White Helmets mengupayakan evakuasi anggota organisasi ini ke Kanada.

Menurut laporan dari CBS News, pemerintah Barat seperti Belanda, Inggris, Jerman, dan Prancis, kini bersusah payah mengevakuasi sekitar 1.000 anggota White Helmets dan keluarga mereka, dengan alasan mereka “terancam dibunuh” dan “kini perlu menyelematkan diri mereka.”

Beberapa negara Eropa ini telah membicarakan isu ini dengan Presiden AS Donald Trump di pertemuan NATO pada minggu lalu. Namun, pemerintah Trump, yang baru-baru ini menyalurkan dana $6,6 juta kepada White Helmets — menolak berkomentar atas upaya penyelamatan organisasi ini.

CBS melaporkan, dari semua pemimpin Eropa yang mendiskusikan White Helmets di pertemuan NATO, PM Inggris Theresa May-lah yang paling merasa khawatir.  Sebabnya, Inggris telah mengeluarkan dana lebih banyak dari negara lain kepada White Helmets, yaitu lebih dari $80 juta.

Salah satu topik diskusi tentang penyelamatan White Helmet adalah tentang tampat paling aman untuk evakuasi. Karena pemerintah AS telah melarang warga Suriah masuk ke negara mereka di bawah aturan larangan perjalanan, Kanada disebut-sebut sebagai tempat paling mungkin bagi White Helmets. Selain Kanada, terdapat juga Yordania dan Israel.

Namun, menurut jurnalis dan analis politik, Whitney Webb, rencana pemindahan ini akan bermasalah bagi warga Kanada.

“[Ini akan menjadi masalah] karena White Helmets ketahuan berkali-kali menjadi organisasi teroris yang sama seperti al-Nusra, dan tertangkap kamera membantu teroris al-Nusra mengeksekusi warga Suriah. Akan sulit membayangkan warga Barat akan mau menerima anggota White Helmets sebagai tetangga mereka,” paparnya. (ra/mintpress.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*