Washington, LiputanIslam.com—Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah mengusulkan rencana untuk memotong sekitar 3,1 juta orang dari program bantuan pangan, menurut Departemen Pertanian AS (USDA).

Lewat keputusan pada Selasa (23/7), pemerintah AS akan memotong kriteria kelayakan Program Bantuan Nutrisi Tambahan (SNAP) bagi orang-orang yang sudah menerima bantuan dari tingkat federal dan negara bagian.

“Beberapa negara bagian mengambil keuntungan dari celah yang memungkinkan masyarakat yang tidak memenuhi syarat, menerima bantuan SNAP…,” kata Menteri Pertanian, Sonny Perdue, kepada wartawan.

Saat ini, 43 negara bagian AS mengizinkan warganya mendapatkan “kupon” makanan jika mereka sudah menerima bantuan dari program federal lain yang dikenal sebagai Bantuan Sementara untuk Keluarga yang Membutuhkan atau TANF.

Pemerintah beralasan, kebijakan ini dibuat untuk menghemat anggaran hingga $2,5 miliar selama setahun.

SNAP menyediakan makanan gratis untuk sekitar 40 juta orang Amerika, atau sekitar 12 persen dari total populasi.

Menurut LSM Center for American Progress, rencana tersebut akan merugikan warga miskin “dengan memaksa negara-negara bagian mencabut bantuan makanan dari mereka yang bahkan hanya memiliki simpanan beberapa ribu dolar,” dan dengan meningkatkan biaya administrasi dari negara-negara bagian. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*