Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan bahwa Muktamar NU ke-34 yang berlangsung di Lampung akan dilaksanakan pada 22-27 Oktober 2020. Ketua PBNU, Robikin Emhas mengatakan bahwa penetapan itu dilakukan setelah rapat gabungan antara Syuriyah dan Tanfidziyah di Gedung PBNU Jakarta pada Senin (4/11).

“Muktamar tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020,” ucapnya.

Menurutnya, musyawarah mufakat berlangsung lancar. Para peserta rapat masing-masing menyampaikan masukannya. “Semuanya lancar. Semua proses pengambilan keputusan berlangsung secara musyawarah mufakat. Tidak ada yang voting,” katanya.

Robikin menjelaskan, penetapan muktamar yang jatuh pada Oktober tersebut dikarenakan pada Agustus 2020 merupakan bulan haji. Sementara pada September 2020 terdapat hajatan nasional berupa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 270 daerah.

“Maka rapat memutuskan Muktamar NU ke-34 akan dimulai tanggal 22 Oktober bersamaan dengan Hari Santri 2020,” terangnya.

Baca: Habib Luthfi bin Yahya Jelaskan Peranan Makrifat

Ia juga berharap kepada semua warga NU (Nahdliyin) untuk bersama-sama menyukseskan gelaran muktamar tersebut. “Muktamar NU itu dari NU, oleh NU, dan untuk NU. Pembiayaan pelaksanaan muktamar diharapkan berasal dari ‘Koin untuk Muktamar’. Jadi, semua warga NU di seluruh penjuru dunia diharapkan bergotong royong mensukseskannya,” tambahnya. (aw/NU/santrinews).
 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*