Sumber: gatra.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU), Helmy Faishal Zaini mengatakan bahwa kita sebagai umat Muslim hendaknya benar-benar memahami makna dari ibadah kurban. Berawal dari perintah Allah Swt kepada Nabi Ibrahim as untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail as. Hal ini tentunya, tidak hanya sebagai perintah, tetapi juga mengandung makna bahwa dalam hidup ini membutuhkan pengorbanan.

Demikian hal itu disampaikan Helmy saat berada di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta, seperti dilansir NU Online, pada Selasa (30/7).

Menurutnya, pesan dari ibadah kurban ialah kemanusiaan. Sebagai makhluk sosial, kita tidak mungkin hidup sendiri. Kita hidup saling membutuhkan, saling bergantung antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, kurban juga merupakan bentuk saling berbagi antar sesama.

“Terutama kepada saudara-saudara kita masih belum mampu, saudara-saudara kita yang perutnya lapar, yang miskin, saudara-saudara kita yang masih membutuhkan begitu banyak pertolongan dan bantuan dari kita semua,” ucapnya.

Baca: Ketum PBNU: Kita Bersyukur Ada ‘Hubbul Wathan Minal Iman’

Pada kesempatan itu, Helmy juga mengajak umat Islam untuk berkurban. “Bersama ini kami mengajak seluruh umat Islam Indonesia terutama seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU), mari kita salurkan kurban kita melalui NU Care-LAZISNU,” tambahnya. (aw/NU/tribun).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*