Sumber: makassar.tribunnews.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas mengimbau kepada seluruh komponen bangsa untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa. Di bulan suci Ramadhan ini, menurutnya jangan sampai ada yang menodainya dengan tindakan-tindakan anarkis dan rusuh yang menganggu ketentraman masyarakat.

“Di sepertiga terakhir bulan Ramadhan umat Islam dihimbau agar memperbanyak dzikir, tafakkur, dan doa untuk keselamatan bangsa dan negara,” ucapnya di Jakarta, pada Kamis (23/5).

Terkait hasil Pemilu, Robikin mengimbau kepada pihak yang tidak puas agar menempuh jalur mekanisme hukum yang berlaku. Semua elit dan masyarakat harus bisa menahan diri dan menghindari perpecahan. “Dan menghindari sikap yang dapat memperpanjang polarisasi (perkubuhan) dan segregasi (perpecahan),” ujarnya.

Baca: Aksi 22 Mei, Kominfo Imbau Masyarakat Tidak Sebar Konten Negatif

Aparat kepolisian juga diminta bertindak tegas terhadap perusuh dan pembuat onar. Hal ini harus dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat. “Bertindak dalam koridor hukum dan perundang-undangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.

Terakhir, Robikin juga mendorong agar diselenggarakan halal bihalal nasional, yakni para elit. “Mendorong penyelenggaraan halal bihalal nasional guna merajut kembali tali ukhuwwah Islâmiyah, ukhuwwah wathaniyah, dan ukhuwwah insâniyah,” tambahnya. (aw/NU).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*