Yerusalem, LiputanIslam.com–PBB menyampaikan kekhawatiran terdalam atas tindakan penghancuran desa Khan al-Ahmar, Palestina, oleh rezim Israel. Tindakan itu disebut melanggar hukum internasional.

Koordinator Istimewa PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Nikolay Mladenov, menyampaikan pernyataan terbuka pada Minggu (16/9/18) yang berisi desakan kepada Tel Aviv untuk berhenti mengusir komunitas Badui beranggotakan 181 orang, yang “lebih dari setengahnya dalah anak-anak”

Pada awal bulan ini, Pengadilan Tinggi Internasional Israel menyetujui rencana penghancuran desa Khan al-Ahmar dan pengusiran penduduknya. Sebabnya, pejabat Israel menuding pemukiman Palestina di kawasan itu dibangun tanpa izin dari Israel.

Padahal, warga Palestina hampir mustahil mendapatkan izin bangunan di kawasan pendudukan Tepi Barat karena dipersulit oleh rezim Israel.

Mladenov menyebut tindakan Israel itu “berkebalikan dengan hokum internasional  dan dapat merusak peluang pembentukan Negara Palestina…”

Langkah kontroversial Israel ini juga dikecam oleh Parlemen Eropa.

Pada Kamis lalu, Parlemen Eropa mengumpulkan suara 320 lawan 277 untuk sebuah resolusi melawan Israel. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*