London, LiputanIslam.com–Empat puluh organisasi Yahudi dari seluruh dunia membuat pernyataan bersama yang menyangkal penyebutan Israel sebagai negara rasis adalah anti-Semit.

Mereka mengecam definisi anti-Semit yang dibuat oleh Aliansi Peringatan Holocaust Internasional (IHRA), dengan alasan definisi tersebut menyamakan kritik kepada Israel sebagai bentuk rasisme terhadap Yahudi.

Pernyataan bersama ini dibuat oleh organisasi seperti Independent Jewish Voices, kelompok-kelompokok Yahudi anti-fasis, dan juga belasan kelompok non-Yahudi dari 15 negara.

Koalisi internasional ini memperingatkan penindasan terhadap kebebasan berpendapat ketika otoritarisme dan rasisme tengah meningkat di seluruh dunia. Menurut mereka, definisi anti-Semit yang ada sekarang ini “melindungi” Israel dari segala macam kritik dan diskusi atas kebijakan negara tersebut.

Dalam pernyataan mereka, definisi anti-Semit IHRA yang diadopsi oleh rezim-rezim Barat “secara sengaja menyamakan kritik legal atas Israel dan advokasi atas HAM Palestina dengan anti-Semitisme”.

Mereka berpendapat, penyamaan ini justru “merusak perjuangan Palestina atas kebebasan, keadilan, dan kesetaraan, dan perjuangan dunia melawan anti-Semitisme”. Lebih jauh lagi, “hal itu juga membentengi Israel atas tanggungjawab kepada standar universal atas HAM dan hukum internasional.”

“Israel tidak merepresentasikan [kami] dan tidak bisa berbicara atas nama kami ketika melakukan kejahatan kepada Palestina…” demikian isi pernyataan mereka.

Salah satu bukti penindasan terhadap kebebasan berbicara akibat kesalahan definisi anti-Semit IHRA adalah dengan adanya banyak serangan kepada organisasi yang mengkampanyekan hak-hak Palestina di Inggris. Para pendukung Israel juga meminta pemerintah Inggris untuk menghentikan peringatan “Minggu Apartheid Israel” yang diadakan setiap minggu di kampus-kampus.

Sebagai penutup, koalisi ini menyarakan bahwa “di waktu-waktu seperti ini, penting untuk membedakan antara permusuhan kepada kaum Yahudi dengan kritik legal kepada kebijakan Israel…” (ra/mintpress)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*