Sumber: nu.or.id

Mojokerto, LiputanIslam.com– Istri Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Hj. Sinta Nuriyah Wahid mengajak mengajak segenap anak bangsa untuk mengeratkan kembali persaudaraan. Menurutnya di bulan puasa ini hendaknya dimaknai tidak semata menahan haus dan lapar, melainkan merupakan kewajiban bagi umat Islam dan harus dijadikan momentum untuk meningkatkan tali persaudaraan.

Demikian hal itu disampaikan Nyai Sinta pada acara Buka Puasa Bersama yang mengangkat tema “ Dengan Berpuasa Kita Padamkan Kobaran Api Kebencian dan Hoaks,” di Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), pada Kamis (30/5).

“Puasa merupakan sebuah kewajiban bagi umat Islam dan harus dijadikan momentum untuk meningkatkan tali persaudaraan,” katanya.

Baca: Hari Raya Idul Fitri Momentum Rajut Kembali Persatuan

Perbedaan dan keberagaman yang kita miliki sebagai bangsa hendaknya menjadi media untuk saling menghargai dan memupuk kebersamaan. “Di Indonesia ini terdapat banyak suku, bahasa, budaya, pulau, dan agama, Bhineka Tunggal Ika yang sebagai kebhinekaan Indonesia itu harus dijaga bersama. Jangan sampai gontok-gontokan, saling hujat, apalagi saling menyebarkan berita hoaks,” tegasnya.

“Oleh karena itu saya mengajak semua orang untuk menjaga kerukunan, kedamaian, dan mengeratkan kembali tali persaudaraan,” tambah Nyai Sinta. (aw/NU).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*