Tel Aviv, LiputanIslam.com–Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku tidak akan melepaskan jabatannya meski Jaksa Agung mendakwanya atas kasus korupsi.

“Tidak, saya tidak berencana mundur,” katanya dalam sebuah konferensi pers di Rio de Janeiro, ketika ia ditanya apa responnya jika Jaksa Agung Avichai Mandeblit bertindak sesuai rekomendasi polisi untuk mendakwanya.

Pada saat ini, Netanyahu dihadapi tiga kasus korupsi.

Dalam Kasus 1000, ia dicurigai menerima gratifikasi dari pengusaha di luar negeri. Dia juga sedang diselidiki dalam Kasus 2000 untuk dugaan skema suap media. Sementara dalam Kasus 3000 terkait dengan pembelian kapal selam berkekuatan nuklir kelas Dolphin senilai 2 miliar dolar dari perusahaan pembuat kapal Jerman ThyssenKrupp secara ilegal.

Netanyahu selalu menyangkal tuduhan tersebut. “Bayangkan ketika akhirnya kasus ini ditutup, dan seorang perdana menteri telah digulingkan. Itu akan menjadi pukulan telak bagi demokrasi,” katanya.

“Hukum Israel tidak mengharuskan seorang perdana menteri mengundurkan diri selama proses pemeriksaan,” tegasnya.  (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*