Tel Aviv, LiputanIslam.com–Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sekali lagi memuji keputusan pemerintah AS karena menghentikan bantuan dana kepada badan PBB untuk pengungsi Palestina.

Netanyahu mengklaim pada Minggu (2/9/18) bahwa badan United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) yang berumur 70 tahun itu melanggengkan masalah daripada menyelesaikannya sehingga tidak layak menerima dana bantuan.

“AS telah melakukan hal yang penting dengan menghentikan dana kepada badan pengungsi bernama UNRWA,” katanya.

Menurutnya, jumlah pengungsi Palestina yang asli jauh lebih sedikit daripada angka yang dilaporkan UNRWA.

AS mengumumkan penghentian bantuan ini pada Jumat lalu. Sebagai respon, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam keputusan itu sebagai “serangan mencolok” terhadap warga Palestina.

Pad tanggal 24 Agustus lalu, pemerintah Presiden Donald Trump memang telah mengatakan akan memotong $200 juta kepada Pemerintah Palestina. Dana itu diakui akan disalurkan ke proyek lain. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*