Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

MUI SUMSEL : ISIS Muatan Kebenaran, Penegak Khilafah

Published 09/08/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Ketua MUI Sumsel, Sodikun
Ketua MUI Sumsel, Sodikun

Palembang, LiputanIslam.com— Sikap pemerintah yang menyatakan menolak berkembangnya gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), dipertanyakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan.

MUI Sumsel mempertanyakan, apa latar belakang pemerintah pemerintah menolak ISIS. “Pemerintah jangan salah kaprah, jangan dikriminalkan. Ada apa ini? Pesanan dari mana?” ucap Ketua MUI Sumsel Sodikun, Jumat, 8 Agustus 2014  seperti dilansir Liputan6com.

Sodikun mencurigai, penolakan terhadap ISIS kemungkinan merupakan sebuah konspirasi global dari oknum tertentu yang kemungkinan didukung oleh negara besar yang membenci Islam, yaitu Amerika. “Seandainya gerakan ini memang tulus ingin membangun Islam, pasti menjadi ancaman besar bagi negara yang benci dengan Islam. Wajar kalau seandainya getol betul para birokratnya menentang ISIS,” urainya.

Menurutnya, ISIS tidak mustahil bisa menjadi gerakan dunia Islam yang pengaruhnya luar biasa di dunia dan semakin banyak negara yang benci dengan Islam, akan menuduh gerakan ini sebagai terorisme. Namun, Sodikun meyakini gerakan ini bisa berkembang lebih besar lagi jika memang benar murni untuk membangkitkan negara Islam di dunia.

“Mungkin hari ini ISIS hanya (mencakup) 2 negara, tapi mungkin besok seluruh negara yang mendukung gerakan untuk membangkitkan kejayaan Islam di dunia,” paparnya.

Kendati banyak pandangan buruk terhadap ISIS, namun MUI Sumsel masih ingin meneliti tujuan dan visi misi utama gerakan tersebut. “Gerakan ini agak berat, harus diteliti betul. Apalagi pemimpinnya yaitu Abu Bakar al Baghdadi yang katanya merupakan keturunan Nabi. Pengaruh ISIS ini memang luar biasa, muatan kebenaran, menegakkan negara kekhalifahan, ideologi itu diadopsi dari Al-Qaidah dan besar kemungkinan bisa mendapat respon dari negara Islam lainnya,” ucapnya.

“Jika memang visi misinya membangun negara Islam dari kehancuran Irak dan negara Timur Tengah sebagai negara boneka oleh negara adidaya. Kita belum mendapatkan secara utuh tentang ideologi ISIS tapi sementara seperti itu. Namun banyak yang salah kaprah tentang ISIS, bukan mereka yang membantai kaum Sunni, ini jangan disalahartikan. Padahal yang membunuh itu adalah kelompok Syiah,” tukasnya.

Di Sumsel sendiri, isu masuknya ISIS sempat berhembus. Namun, menurut Sodikun, sejauh ini belum ada laporan masuknya anggota ISIS di Sumsel. “Berdasarkan data yang valid, sampai hari ini belum ditemukan laporan tersebut. Tapi biasanya kalau ada, akan ada koordinasi dari MUI ke Kapolda dan Kodam,” lanjutnya.

Peryataan Sodikun ini bertentangan dengan fatwa yang dikeluarkan oleh MUI pusat Kamis kemarin, 7 Agustus 2014, menolak tegas dan bahkan mengharamkan paham ISIS. MUI juga mendukung langkah cepat, tepat, dan tegas dari pemerintah serta pihak keamanan Indonesia untuk melarang gerakan ISIS di Indonesia.

Menurut Wakil Ketua MUI KH Maruf Amin, ISIS menjadi haram lantaran apa yang dilakukan kelompok tersebut seperti melakukan tindakan kekerasan untuk mencapai sebuah tujuan sudah keluar dari ajaran Islam.

“ISIS tidak sesuai dengan karakter Islam. Tindakan itu diharamkan oleh Islam. Nah, jadi kalau ada yang mendukung ISIS tentunya haram, karena mendukung yang diharamkan,” ujar Wakil Ketua MUI, KH Maruf Amin di kantornya, Jakarta, Kamis 7 Agustus 2014. (ba)

 

.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account