Tel Aviv, LiputanIslam.com–Kepala agen mata-mata Israel Mossad, Yossi Cohen, melaporkan bahwa rezim Zionis akan memperbarui hubungan dengan Oman. Sebuah kantor perwakilan kementerian luar negeri Israel akan dibuka di negara itu.

Berbicara di Konferensi Herzliya pada hari Senin (1/7), Cohen mengatakan bahwa Israel ingin segera memperbaiki hubungan diplomatik dengan Oman.

“[Langkah] ini hanya sedikit dari upaya rahasia yang jauh lebih luas,” tambahnya.

Yordania dan Mesir adalah satu-satunya negara Arab yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Namun, beberapa negara lain diduga memiliki hubungan rahasia dengan Tel Aviv, termasuk diantaranya Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.

“Kami belum memiliki perjanjian damai resmi dengan mereka (negara-negara Arab), tetapi sudah ada kesamaan kepentingan, kerja sama luas, dan saluran komunikasi yang terbuka,” tambah Cohen.

Israel dan Oman pernah bersepakat untuk membuka kantor perwakilan perdagangan pada 1990-an. Namun pada tahun 2000, kesultanan Oman memblokir kesepakatan itu setelah pecahnya Intifada Kedua Palestina.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan bertemu dengan Sultan Qaboos Oman di Muscat pada bulan Oktober lalu. Kunjungan kontroversial itu dirahasiakan hingga Netanyahu kembali ke wilayah pendudukan. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*