LiputanIslam.com-Pada Minggu pagi (21/7) kemarin, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pimpin pawai tolak plastik sekali pakai yang diikuti sekitar 1.000 orang peserta, di mulai dari Bundaran HI berjalan kaki menuju Taman Aspirasi Monumen Nasional (Monas}.

Melalui pawai tersebut, Menteri Susi mengajak masyarakat untuk menolak penggunaan plastik sekali pakai karena sudah mengancam lingkungan.

“Ayo semua ikut pawai bersama saya, kita kampanyekan tolak plastik sekali pakai, yang buang plastik sembarangan melanggar HAM,” teriak menteri Susi melalui pengeras suara.

Pawai bebas plastik ini akan menjadi aksi terbesar di Indonesia untuk menolak plastik sekali pakai. Kegiatan diisi dengan pawai, orasi, ‘flash mob’, “monster plastik” dan pertunjukan musik.

Baca juga: Asosiasi Industri Plastik Tolak Larangan Plastik Kemasan

Pawai tersebut mengedukasi masyarakat terkait bahaya atau dampak buruk penggunaan kantong plastik sekali pakai melalui media “monster plastik”.

Monster plastik berupa ikan raksasa terbentuk dari hasil dari beach clean upyang dilakukan para relawan aksi di Kepulauan Seribu.

Monster plastik tersebut ada di depan barisan pawai. Bagian tubuhnya dilapisi berbagai macam plastik. Mulai dari plastik bekas pembungkus makanan hingga botol plastik.

Tinggi monster sekitar tiga meter. Agar monster ikan itu bergerak, ada tiga relawan yang harus menariknya sepanjang pawai.

Massa yang terdiri relawan komunitas dan masyarakat tampak antusias mengikuti pawai. Sejunlah peserta pawai tampak membawa poster-poster menolak plastik sekali pakai. (Ay/Antara/Detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*