LiputanIslam.com—Menlu Palestina, Riyad al-Maliki, mengkritisi sikap Amerika yang dianggap menyetujui ‘kebijakan kolonial’ Israel terhadap Palestina karena telah mengenyampingkan hak-hak rakyat Palestina.

“Siapapun tidak bisa melupakan perjalanan panjang sebuah bangsa yang menolak untuk mati atau pun dilupakan, serta terus berjuang untuk mendapatkan tempat yang seharusnya, baik itu di dalam sejarah atau pun geografi di antara semua bangsa di dunia,” ucap Al-Maliki.

“Selama beberapa dekade, kebijakan Israel dibuat untuk menggusur orang-orang Palestina serta memperluas pemukiman untuk penduduk Israel,” tambahnya.

Baca: Israel Tangkap Politisi Ini karena Kibarkan Bendera Palestina

Mantan Menteri Informasi sekaligus jubir pemerintah Palestina mengatakan bahwa kini lebih dari 650.000 pemukim Israel hidup di 164 pemukiman yang dibangun secara ilegal di seluruh kawasan West Bank dan Yerussalem Timur.

“Deal of the Century” yang ditawarkan oleh Donald Trump menuai kritik dari Al-Maliki yang mengatakan bahwa kesepakatan tersebut sama saja dengan menghapus kemerdekaan, kedaulatan, kebebasan, dan keadilan bagi Palestina.

Kesepakatan ini dibidani oleh menantu sekaligus penasehat senior Trump, Jared Kushner, yang mengklaim bahwa kesepakatan ini nantinya akan memuaskan kedua pihak.(fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*