Buenos Aires, LiputanIslam.com– Menlu AS Mike Pompeo menyatakan, negaranya akan terus menyokong perang Saudi di Yaman, meski krisis kemanusiaan masih bergejolak di sana.

“Keterlibatan kami di program ini akan kami teruskan,” tegasnya di pertemuan KTT 20 di Buenos Aires pada Sabtu (1/11) kemarin.

Namun, dia mengakui bahwa krisis di Yaman telah mencapai “proporsi luar biasa.”

Dalam sebuah rapat rahasia pada hari Rabu sebelumnya, Pompeo dan menteri pertahanan Jim Mattis dilaporkan berusaha meyakinkan senator AS agar mengizinkan kelanjutan bantuan kepada Saudi. Namun, permohonan itu tidak berhasil.

Senator AS mengumpulkan suara terkait penghentian bantuan bagi agresi Saudi di Yaman, dan hasilnya adalah 63 setuju dan 37 tidak setuju.

Pengumpulan suara senat pada Maret lalu juga memperlihatkan hasil yang sama, di mana 55 setuju menghentikan bantuan, dan 44 tidak. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*