Washington, LiputanIslam.com–Mimpi terburuk para Zionis Amerika neo-konservatif yang kini mengontrol Teluk Persia, adalah jika negara-negara di kawasan itu akan mengikuti jejak Iran menjadi negara yang independen.

Demikian analisis dari akademisi dan ahli politik asal Amerika, Dr. Kevin Barrett, dalam wawancara kepada Press TV pada Senin (30/7/18).

Dr. Barrett, yang juga merupakan akademisi Arab-Islamologi dan salah satu pengkritik keras War on Terror, memaparkan analisisnya ketika mengomentari pemerintah Presiden AS Donald Trump yang diam-diam tengah berencana membuat aliansi keamanan dan politik semacam NATO diantara negara-negara Arab untuk menyerang Iran.

Menjelang kunjungan Trump ke Saudi pada tahun lalu, beberapa laporan menyebutkan sang presiden berencana mendiskusikan sebuah aliansi yang disebut “Arab NATO”. Aliansi ini beranggotakan 6 negara Teluk Persia, Mesir Yordan.

AS disebut hanya akan berperan sebagai pendukung dan penyusun, dan akan berada di luar aliasi anti-Iran ini.

“Jadi, ide Trump di sini adalah memformalisasi dan memperkuat dominasi AS atas koloni bonekanya di Timur Tengah… Itu bukan hal yang baru lagi, tapi mungkin sebuah langkah darurat, karena rakyat Timur Tengah telah bangkit dan menuntut otonomi dan kontrol atas nasib dan sumber daya mereka…,” papar Dr. Barret.

“Itu artinya, masa-masa di mana boneka-boneka seperti keluarga ibn Saud, sebuah dinasti korup yang mencuri uang dari minyak dan menyembunyikannya di akun bank Swiss mereka, yang benar-benar di bawah perlindungan AS dan Zionis—masa-masa itu akan segera berakhir,” lanjutnya.

Menurut Dr.Barret, di sinilah Iran menjadi momok bagi pihak Amerika-Zionis. Iran, sebagai negara yang independen, akan membuat negara-negara lain terinspirasi mengikuti langkah Republik Islam itu.

“Jadi inilah yang sedang terjadi: Nafas terakhir dari neo-liberalisme dan neo-kolonialisme di wilayah Timur Muslim,” demikian kesimpulannya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*