Menag Lukman HakimJakarta, LiputanIslam.com–Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan bahwa Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transeksual (LGBT) tidak dapat diterima. Lukman menegaskan, negara hanya mengakui pernikahan yang dilakukan menurut hukum agama sebagai dasar bagi pembentukan keluarga. Dalam rangka itulah, pemerintah berupaya memperkuat eksistensi lembaga perkawinan sebagai hal yang suci dan terhormat.

“Karena itu isu kebebasan yang diusung oleh kalangan LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transeksual) tidak dapat diterima dalam masyarakat Indonesia yang beragama,” tandas Lukman pada pengukuhan pengurus Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) di Kementerian Agama Jakarta, Senin (13/10).

Lebih lanjut Lukman menjelaskan, “Meski demikian, kita perlu memberi solusi atas problema  penyimbangan perilaku yang timbul karena berbagai sebab tersebut. Kita tidak boleh memusuhi mereka yang mempunyai kelainan, kita harus merangkul mereka, tetapi bukan berarti, membenarkan sesuatu yang menyimpang dan menyalahi Sunnatullah.”

Lukman melihat, fenomena homoseksualitas tidak dapat diterima dalam hukum nasional yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa. Sebab,  selain bertentangan dengan ajaran semua agama, hal itu juga dapat menghancurkan kemanusiaan.

“Kita wajib berupaya untuk mengatasi gejala yang semakin mengkhawatirkan tersebut. Kita juga tidak dapat membenarkan perkawinan beda agama, karena ajaran semua agama, tidak membenarkannya. Perkawinan adalah peristiwa sakral, prosesi ibadah, dan karena itu harus dilaksanakan sesuai ajaran agama,” imbuh dia, seperti dilansir portal resmi Kementerian Agama.

Dalam kesempatan itu Menteri Agama juga meresmikan situs resmi BP 4 yang diberi nama “Rumah Maya Keluarga Sakinah”.(dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL