triomacanJakarta, LiputanIslam.com — Bertahun-tahun menghambur fitnah di media sosial, akhirnya satu persatu admin akun Trio Macan ditangkap. Setelah sebelumnya Edi Syahputra, ditangkap saat menerima uang hasil pemerasan, kini giliran Raden Nuh, ditangkap di sebuah kost-kostan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, dini hari tadi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Aris Budiman saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan Raden Nuh ini.

“Benar, yang bersangkutan sudah kami amankan,” ujar Aris, seperti dilansir Detik.com, Minggu (2/11/2014).

“Dia dalangnya di balik semua ini,” tambahnya.

Aris mengungkapkan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Raden Nuh. Raden tidak hanya akan dicecar soal akun Twitter yang banyak dilaporkan terkait pencemaran nama baik, tetapi juga akan didalami soal pemerasan.

Polisi mensinyalir adanya hubungan erat antara Raden dengan Edi Syahputra, salah satu komisaris sebuah media online yang melakukan pemerasan terhadap petinggi PT Telkom. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Raden Nuh.

Intelejen Gadungan Plin Plan

Trio Macan, yang menyebut dirinya sebagai akun intelejen, kerapkali melakukan pembodohan dan fitnah terhadap pihak-pihak tertentu. Informasi yang disebarkan acapkali tumpang tindih, tidak konsisten dan jauh dari valid.

Misalnya, jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan Pilpres, saat nama Prabowo Subianto muncul dalam bursa calon presiden, Trio Macan merilis kultwit, guna mengungkap sosok Prabowo yang dianggapnya ‘hitam’.

klik untuk memperbesar

Saat Triomacan menyerang Prabowo, klik untuk memperbesar

“Eng ing eeng..mari kita bahas sisi pribadi yang kelam dari seorang Prabowo. Agar rakyat tidak salah pilih nanti di pilpres 2014. Bnyak kisah miring tentang Prabowo ini. Mulai dari indisipler, adu domba sampai fitnah terhadap tokoh TNI kepada Suharto. Korbannya banyak,” cuit Trio Macan, 18/12/2012.

Namun setelah Prabowo resmi menjadi calon presiden yang berpasangan dengan Hatta Rajasa, Trio Macan justru menjadi pendukung Prabowo di garda terdepan.

saat Triomacan mendukung Prabowo, klik untuk memperbesar

saat Triomacan mendukung Prabowo, klik untuk memperbesar

“Jika Prabowo menang, yang bangkrut itu Singapore, yang bangkrut itu PKI dan koruptor. Indonesia akan jadi macan Asia,” cuitnya, pada (8/7/2014).

Lalu setelah kekalahan Prabowo pada pilpres, Trio Macan berubah lagi. Ia menyatakan bahwa pemimpin Partai Gerindra tersebut tidak cocok menjadi presiden.

“Prabowo tak pantas jadi presiden. Dia tak mampu menganalisa dan menilai situasi yang terjadi. Dia gagal memahami konstelasi sosial politik,” cuitnya, (8/9/2014).

Triomacan menyatakan Prabowo tak pantas jadi presiden

Triomacan menyatakan Prabowo tak pantas jadi presiden

“Secara logika memang Prabowo tidak pantas jadi presiden. Bagaimana mungkin kita dukung presiden yang tak mampu amankan dirinya sendiri? Bahaya,” tambahnya.

Jadi, masihkah ada netizen yang tertipu dan percaya pada informasi Trio Macan? (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL