MC Cain di indonesia

Mc Cain di Indonesia

Jakarta, LiputanIslam.com — Hari ini, senator senior Amerika Serikat, John Sicney McCain III atau John McCain, berkunjung ke Indonesia dan diterima oleh MPR. Pertemuan digelar secara tertutup dan wartawan dilarang meliput jalannya pertemuan.

Dari laporan Merdeka.com di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Utara, 11 Agustus 2014, John McCain tiba sekitar pukul 09.40 WIB. Kedatangan tokoh pendukung terorisme di Suriah itu disambut Ketua MPR Sidarto Danusubroto, dan Wakil Ketua MPR  seperti Melani Leimina Suharli, Hajriyanto Y. Thohari  dan lainnya.

Apa yang dibahas di dalam pertemuan tersebut?

Selain menyampaikan harapan-harapan setelah Pilpres 2014 di Indonesia berlangsung, Mc Cain juga sempat membicarakan seputar gerakan ISIS.

Ketua MPR Sidarto Danusubroto mengatakan, McCain meminta Indonesia untuk lebih waspada terhadap ISIS. Sebab menurutnya ISIS juga sudah mulai menyerang Amerika Serikat. “Dia minta waspada terhadap ISIS, ISIS mulai menyerang Amerika Serikat,” kata Sidarto.

Kepada John McCain, Sidarto menegaskan, bila Indonesia secara tegas menentang gerakan ISIS. “Saya sebutkan kita sendiri menyatakan ISIS gerakan ilegal di Indonesia,” tegasnya.

Mc Cain dan pemberontak Suriah

Mc Cain dan pemberontak Suriah

McCain pernah blusukan ke medan perang Suriah, dan menemui para pemberontak disana. Setelahnya, McCain mengungkapkan bahwa faksi teroris di Suriah membutuhkan bantuan AS. Videonya bisa disaksikan disini: http://www.youtube.com/watch?v=RDwe-gD-tqk. Saat itu Mc Cain berkata,“Al-Qaeda need our help.”

Sementara ISIS sendiri adalah kelompok teroris transnasional yang awalnya, berasal dari rahim Al-Qaeda. Hanya saja akibat pertikaian di Suriah, ISIS tidak dianggap lagi sebagai bagian Al-Qaeda.

Saat bersamaan, Wakil Ketua DPR RI dari PDI Perjuangan, Pramono Anung juga menerima Rodney Frelinghuysen, Jim Morgan, Kay Granger, dan Ken Calvert, yang merupakan anggota Kongres AS di lantai III. Pertemuan juga digelar secara tertutup. Menurut Pramono, kedatangan Rodney untuk membahas peningkatan kerja sama Indonesia-Amerika Serikat.

“Tadi dibahas tentang kerjasama Indonesia-AS dalam bidang pertahanan. Kita dulu pernah diembargo dan kita minta diperbaiki soal embargo. Juga dibahas mengenai pembelian pesawat F16,” kata Pramono, Jakarta, 11 Agustus 2014.

Dan, adakah keterkaitan antara kedatangan pihak AS dengan penyelenggaraan Pilpres?

Selain itu, lanjut Pramono, Amerika Serikat juga mengapresiasi jalannya penyelenggaraan pemilu di Indonesia. Menurutnya, Amerika tidak bakal mencampuri terlalu jauh urusan internal pemerintahan Indonesia. “Mereka (AS) memantau pilpres, tapi tak akan mencampuri urusan Indonesia. Mereka minta hubungan dengan pemerintahan yang baru nanti bisa lebih ditingkatkan, karena hubungan Indonesia dan AS terbilang unik, jaraknya jauh tapi punya influence atau pengaruh,” jelas Pramono.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pertemuan dengan Kongres AS itu tidak membicarakan masalah kabinet yang akan dilakukan oleh Jokowi-JK. “Tidak ada pembicaraan soal kabinet, tidak ada intervensi. Apalagi ini yang datang dari dua kubu, dari Demokrat dan dari Republik,” tandasnya.

Menurut Pramono, mereka justru amat menghormati yang menjadi kewenangan pemerintahan Indonesia. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL