Sumber: Sindonews

Jakarta, LiputanIslam.com–Massa demo di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (14/9/2019) lalu untuk mendukung revisi UU KPK mengaku dibayar Rp 50 ribu.

Aksi tersebut diikuti oleh 150-200 orang dan membawa 5 pikap sebagai mobil komando.

Ketika salah seorang dari massa demo tersebut ditanya oleh wartawan apakah dibayar uang 50 ribu, ia mejawah iya dengan tersenyum.

“Dibayar berapa, Bu? 50 ribu?” tanya reporter seperti yang dilansir Tirto.

“Iya, dapet snack-snack juga. Per jam [hitungannya]. Sampai magrib,” kata ibu yang enggan menyebut namanya itu. Ia berumur sekitar 40 tahun.

Ia mengaku tinggal di Cipinang, Jakarta Timur, ia datang menggunakan Metromini bersama teman-temannya.

“Diajak Mbak Sari. Ketua-nya, koordinator lapangan,” katanya.

Ia bercerita, saat di rumah, ia diajak oleh perempuan bernama Sari ke Gedung KPK untuk mengikuti aksi. Ia juga mengaku ikut aksi pada hari Jumat (13/9/2109) kemarin, yang berakhir ricuh.

Baca juga: Mahfud MD Minta Persoalan KPK Segera Diselesaikan

Massa demonstrasi tersebut mendukung rencana pemerintah dan DPR merevisi UU KPK. Mereka juga meminta agar para komisioner KPK dan Wadah Pegawai KPK segera dipecat dan dibubarkan. Mereka juga menyerukan agar Presiden Joko Widodo segera melantik lima pimpinan KPK terpilih. (Ay/Tirto)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*